SelayangNews.com, DUMAI- Puluhan pengunjung hiburan malam yang ada di kota Dumai seperti karaoke, bilyar, kafe, salon, gelper dan penginapan maupun wisma,  terjaring razia KTP (Kartu Tanda Penduduk) oleh tim Yustisi Kota Dumai, Rabu 19 September 2018 lalu.

Mereka yang tak membawa kartu identitas tersebut segera disidangkan dan dikenakan denda sesuai peraturan daerah sebesar Rp 50 ribu.

Razia KTP dilakukan tim Yustisi Kota Dumai, yang terdiri dari Satpol  PP, PPNS, Korwas PPNS, Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, Polri dan TNI di berbagai tempat hiburan malam dalam rangka  operasi tindak pidana ringan (tipiring) penertiban KTP.

Dalam razia tersebut tim berhasil menjaring 58 pengunjung berbagai tempat hiburan. Sedikitnya 25 laki dan 33 orang perempuan terbukti melanggar peraturan daerah karena tidak dapat menunjukkan KTP.

Kasat Pol PP Bambang Wardoyo yang sekaligus sebagai Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundang-undangan Daerah mengatakan, masyarakat yang terbukti tak membawa KTP dilakukan pemberkasan oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS). Selanjutnya mereka dibawa dan menjalani sidang di ruang aula Satpol PP, dimana di tempat tersebut sudah ada hakim dari Pengadilan Negeri Dumai.

” Para pelanggar ini kita kenakan denda maksimal sebesar Rp 50 ribu . Hasil denda operasi tipiring ini kita setor ke kas daerah,” katanya.

Bambang wardoyo menerangkan, operasi tersebut dilakukan untuk membuat tertib administrasi kependudukan terhadap warga masyarakat. Maksud dan tujuan operasi ini adalah untuk membuat tertib administrasi kependudukan terhadap masyarakat, baik warga Dumai maupun daerah sekitarnya tentang pentingnya beridentitas.

Razia ini semata- mata bukan mencari kesalahan bagi masyarakat yang belum memiliki kartu tanda penduduk  atau KTP.

” Kegiatan ini juga dalam rangka menegakkan Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan. Bahwa setiap penduduk yang telah memiliki KTP wajib membawa pada saat bepergian,” jelas dia.

” Kami berharap masyarakat khususnya kota dumai yang belom mempunyai Kartu tanda Penduduk KTP untuk segera mungkin mengurusnya,” tandasnya.