SelayangNews.com – Banyak orang meminum kopi sebagai bagian dari rutinitas. Seseorang yang menyukai kopi bahkan bisa minum lebih dari tiga cangkir setiap harinya.

Namun, di samping efek-efek positifnya, kopi juga memiliki efek negatif, terutama jika dikonsumsi terlalu banyak.

Laman Bright Side mencatat, setidaknya ada enam tanda yang mungkin muncul jika kamu mengonsumsi terlalu banyak kopi:

1. Masalah perut

Kopi memiliki efek sebagai pencuci perut. Kopi melepas hormon yang membuat aktivitas di usus besar kita akan terpacu. Minum terlalu banyak kopi bisa menyebabkan buang air besar dan bahkan diare.

Selain itu, kopi juga memacu gastro-esophageal reflux. Jika kamu memiliki masalah dengan perut, lebih baik kurangi konsumsi kopimu hingga jumlah yang moderat.

2. Lelah di hari berikutnya

Kopi merangsang sistem saraf karena kandungan kafein di dalamnya dan kopi juga meningkatkan kinerja fisik hingga 11-12 persen.

Namun, ada sisi buruk dari kopi. Adenosine, unsur kimia yang ditemukan dalam kopi, akan meningkat namun kemudian menurun.

Beberapa penelitian menemukan bahwa setelah minum kopi terlalu banyak, seseorang mungkin akan merasa lelah dan tertidur.

Kelelahan datang segera setelah efek “melek”. Tetapi jika kita terus beraktivitas sepanjang hari, kita mungkin dapat menghindari efek ini.

3. Kecemasan

Kafein mampu meningkatkan kewaspadaan dengan memblokir adenosin yang membuat kita lelah.

Tetapi, jika kita mengonsumsinya dalam jumlah besar setiap hari, kopi dapat menyebabkan kecemasan dan kegugupan.

Kopi adalah pemicu pelepasan adrenalin yang dapat memengaruhi perilaku seseorang. Jika kamu merasa terlalu cemas dan gugup, cobalah mengendalikan konsumsi kafein.

4. Insomnia

Kafein membuat kita tetap terjaga, tetapi pada saat yang sama kopi dapat memengaruhi pola tidur kita.

Para peneliti menemukan, bahwa asupan kopi yang tinggi dapat meningkatkan jumlah waktu yang kita butuhkan untuk tertidur.

Terlalu banyak minum kopi akan menyebabkan kita benar-benar kurang tidur dan menjadi lebih lelah di siang hari.

5. Detak jantung lebih cepat dan kelelahan

Efek detak jantung yang lebih cepat tidak muncul pada semua orang, tetapi cukup umum terjadi. Hal ini mungkin terjadi pada orang-orang muda yang mengonsumsi kopi dalam jumlah tinggi.

Kopi memang bisa meningkatkan denyut jantung kita. Oleh karena itu, kopi tidak dianjurkan bagi mereka yang memiliki masalah tekanan darah dan jantung.

6. Metabolisme meningkat dan kecanduan

Kafein bisa dibilang merupakan suplemen pembakar lemak. Penelitian menunjukkan bahwa kopi dapat meningkatkan metabolisme tubuh hingga 3-11 persen.

Namun, penting untuk berhati-hati karena beberapa orang tidak toleran terhadap kopi, sehingga efek negatif yang terasa jauh lebih besar daripada yang positif.

Masalahnya adalah kamu mungkin mengalami kecanduan kopi dan kondisi itu membuatmu lebih sedikit minum air. Padahal, tubuh sebetulnya membutuhkan air dalam jumlah banyak. (Vv)

Editor : Syarifah