SelayangNews.com, Dumai – Puluhan mahasiswa dari Aliansi Mahasiswa Dumai melakukan mimbar bebas dan aksi damai di simpang empat Polres Kota Dumai, Lima Poin yang Disampaikan Mahasiswa, Senin sore, 22 Juli 2019

Mimbar bebas dan aksi damai ini mereka lakukan sebagai bentuk kekecewaan terhadap kinerja pasangan Wali Kota dan Wakil Walikota Dumai

Dalam aksinya itu, mereka membentangkan spanduk yang bertuliskan “Realisasikan air bersih dan 100% tenaga kerja kepemimpinan Zul As – Eko”

Tujuan aksi dibuat untuk mengingatkan kembali pemerintah Kota Dumai agar dengan segera menuntaskan beberapa permasalahan yang terjadi di Kota Dumai

Adapun aksi ini dilakukan berdasarkan hasil diskusi mahasiswa beberapa hari sebelum pelaksanaan aksi.

Mereka berpikir tidak ada waktu lagi bagi pemerintah Kota Dumai untuk berleha – leha terhadap janji – janji kampanye pada tahun 2015 lalu.

Disisa waktu kepemimpinan Zul As – Eko, mahasiswa kembali mengingatkan kepada Pemko Kota Dumai dikarenakan masa kepemimpinan hanya tinggal 1 tahun lagi

Aksi yang dilakukan itu membawa lima poin (tuntutan) penting. Pertama, Mendesak Pemko Dumai agar mempercepat pembangunan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah

Kedua, Tuntaskan seluruh janji – janji kampanye pada tahun 2015 lalu

Ketiga, Realisasikan program untuk 1 tahun mendatang terhadap sektor pendidikan dan kesehatan

Keempat, Menuntut Pemerintah Kota Dumai menyelesaikan/mempercepat persoalan air bersih demi kesejahteraan masyarakat Kota Dumai

Kelima, Segera terapkan 100% tenaga kerja lokal Kota Dumai di perusahaan-perusahaan yang ada di Kota Dumai, Riau.

Mimbar bebas dan aksi damai Koordinator umum Aliansi Mahasiswa Kota Dumai bung Muhammad Febri dan sebagai Kordinator massa bung Wahyu Septian

Koordinator umum bung Febri dalam orasinya mengatakan, Ini adalah bentuk langkah kita terhadap pemerintah dan bangsa Indonesia, tidak benar bawa aksi-aksi kita di anggap tidak baik, kita melaksanakan aksi ini murni.

“Segera tuntaskan permasalahan di Kota Dumai, khususnya penyelesaian program air bersih. Artinya ini PR di beri kesempatan pak Wali bekerja menuntaskan janji-janji Politiknya sampai akhir masa jabatan nya, agar masyarakat bisa merasakan kerja yang nyata dari pemerintah Kota Dumai,” ujarnya.

Editor : Syarifah