Selayangnews.com, Dumai – Sejumlah mahasiswa tergabung dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), PMII, dan BEM STT serta BEM AIATF mengelar aksi demonstrasi di depan Kantor Dinas Perhubungan Kota Dumai, Riau, Selasa 02/10/2018 .

Massa aksi demo meminta Kepala Dinas Perhubungan Kota Dumai Asnar koperatif dan tepat janji kepada mahasiswa serta serius melakukan peran Dishub selaku penyelenggara angkutan barang yang melanggar regulasi yang ada di Kota Dumai, Riau

Aksi demo itu merupakan serangkai tindak lanjut blokade perbaikan jalan yang terjadi di Simpang empat TPI Purnama beberapa waktu lalu, dan pertemuan dari perwakilan mahasiswa beberapa hari lalu, di ruang kerja Asnar.

Sebelumnya Kepala Dinas perhubungan Asnar menghindar untuk menemui mahasiswa yang sedang berdemo.

Merasa tak diperhatikan, aksi mulai memanas dan demonstran membakar ban bekas di depan halaman kantor Dishub kota Dumai, di jalan Subrantas kelurahan teluk binjai kecamatan Dumai Timur dan saling dorong dengan pihak keamanan

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, puluhan personel dari Sat Sabhara Polres Dumai terlihat berbaris membentuk pagar betis.

Pihak kepolisian bersama sekretaris Dishub Marjohan pun berupaya melakukan koordinasi agar Kepala Dinas Asnar dapat menemui mahasiswa.

Koordinator aksi Ilham mengemukakan sejak awal Kepala Dishub Asnar terkesan menghindar dari aksi massa yang berkeinginan menyampaikan aspirasi para mahasiswa saat itu.

” Kita minta pihak Asnar selaku Kadishub kota Dumai Komitmen karena ini bukan kepentingan kita melainkan kepentingan Kota Dumai, kami meminta agar pihak Dishub selaku penyelenggara dibidang Perhubungan dapat melakukan kerja sesuai regulasi yang ada, tolong tertibkan angkutan over dimensi dan kapasitas, “ujar Ilham.

Massa aksi demo mahasiswa tetap bertahan meskipun hujan deras menguyur mereka tidak beranjak dari barisan walaupun membasahi pakaian mereka. Setelah menunggu beberapa jam akhirnya Kepala Dinas Perhubungan Asnar menemui massa, didampingi pihak kepolisian dan Satpol PP.

Kadishub menepis tudingan menghindar dari massa aksi demo. Ia mengakui menghadiri rapat di kantor DPRD dalam pembahasan anggaran.

” Saya tidak menghindar dari aksi demo massa namun sedang menghadiri rapat di kantor DPRD,” kata Asnar.

Dari pertemuan itu disepakati pembahasan digelar hari Kamis mendatang dengan melibatkan seluruh unsur Dishub termasuk DPRD Dumai, Kepolisian, organisasi Mahasiswa dan Pemuda.

Akhirnya mahasiswa setelah mendapatkan kepastian dalam pertemuan tersebut merekapun membubarkan diri.