SelayangNews, Jakarta – Tim Free Fall Persatuan Terjun Payung Angkatan Darat (PTPAD) yang mewakili Indonesia, berhasil menorehkan prestasi membanggakan dalam Kejuaraan Asiania Indoor Skydiving Championship 2018 yang berlangsung di Jihua Park, Chongqing, Tiongkok pada 18-22 September 2018.

Kepala Penerangan Kopassus Letkol Czi Denden Sumarlin mengatakan, keberhasilan tim yang berisikan personil Kopassus sangat membanggakan, mengingat ini merupakan kali pertama Tim PTPAD mengikuti kejuaraan skydiving dalam ruangan.

“Perjuangan Tim PTPAD sangat keras untuk bersaing dan bertanding dalam kejuaraan ini. Mengingat peserta negara-negara lain memiliki skill dan fasilitas latihan yang sangat mumpuni, seperti Qatar (juara bertahan), Tiongkok dan Korea,” jelasnya.

Lebih jauh ia menerangkan, persiapan yang dilakukan oleh Tim Kopassus untuk menghadapi kejuaraan ini sangat singkat, hanya dua minggu untuk berlatih di fasilitas latihan Wind Tunnel Pusdiklatpassus, Batujajar, Bandung.

“Namun, berkat ketekunan, kesabaran, kedisiplinan dan latihan keras, serta dukungan moril maupun materil yang diberikan pejabat Kopassus hingga Mabes TNI AD, tim ini bisa memeroleh prestasi membanggakan. Kita meraih Juara III dalam kategori FS 2 Way dan FS 4 Way dalam kejuaraan yang diikuti 16 negara Asia dan 4 negara dari Eropa ini,” paparnya.

Letkol Czi Denden Sumarlin menambahkan, Kategori Wind Tunnel merupakan kategori kejuaraan yang membutuhkan perhitungan matang. Seorang peterjun harus memiliki fokus dan konsentrasi yang tinggi untuk dapat melaksanakan hal tersebut. Kesalahan perhitungan bisa menyebabkan kesalahan fatal, lantaran kecepatan angin yang memiliki sensitivitas besarm dapat menyebabkan formasi berantakan.

“Ini (wind tunnel) sedang berkembang pesat, seiring dengan perkembangan teknologi. Namun, biaya yang dibutuhkan tidak sedikit. Dimana kita harus memiliki fasilitas latihan, mulai dari gedung hingga peralatan yang mumpuni,” pungkasnya.