SelayangNews.com, Tanjung Duren – Penyelenggaraan Pemilu 2019 yang serentak berpotensi menimbulkan kerawanan konflik yang besar. Salah satu kerawanan konflik dalam demokrasi adalah potensi pecah belah di tengah masyarakat yang berbeda pilihan.

Untuk menciptakan suasana yang kondusif selama pesta demokrasi, Kapolsek Tanjung Duren Kompol LAMBE PATABANG BIRANA, S.Ik., menginstuksikan jajaran nya untuk rutin melakukan pendekatan dan himbauan kepada Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan pendukung capres, agar bekerja sama menjaga keamanan, Rabu (26/09/2018).

Bhabinkamtibmas adalah representasi Polri yang berinteraksi langsung dengan masyarakat dalam mengemban fungsi pencegahan atau preemtif.

Binmas juga berperan sebagai mata dan telinga pimpinan yang paling terdepan untuk melakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas.

Oleh karena itu melalui peran Bhabinkamtibmas di harapkan sebagai fungsi pencegahan atau preemtif bisa menjadi penghubung kepada Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan pendukung capres untuk dapat memberikan himbauan yang sejuk demi tercipta nya situasi kondusif.

Melalui Bhabinkamtibmas, Kapolsek menyampaikan bahwa “Berkaitan dengan menjelang Pilpres 2019 kami memohon kerjasamanya kepada Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan pendukung capres agar situasi wilayah bisa kondusif”.

Kapolsek juga mengajak kepada Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, masing-masing tim sukses dan para pendukung untuk melakukan kampanye, tanpa menyebarkan berita yang tidak benar alias hoax, tidak berpolitik SARA (Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan).

Pelaksanaan pemilu sebagai wujud demokrasi tak sampai mengorbankan NKRI.”Jangan saling menjatuhkan, mari kita saling menjaga persaudaraan meskipun berbeda pilihan kita tetap menjaga persaudaraan,” ujar Kapolsek.

*HUMAS POLSEK TANJUNG DUREN.*