SelayangNews.com, Dumai – Dalam rangka memeriahkan Pawai Obor Malam Idul Adha 2019 Di Kota Dumai, DPD KNPI Kota Dumai, LAMR Kota Dumai, Norzam, S.Sos Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Dumai Dinda, Dishub Kota Dumai, Polres Kota Dumai, Camat Dumai Kota, Genpi, LMPK Se-Kecamatan Dumai Kota, Pemuda Pancasila Dumai Kota menggelar rapat pawai obor takbiran keliling, yang akan dilaksanakan menjelang Hari Raya Idul Adha.

Dalam upaya menyukseskan pelaksanaan Pawai Obor Takbiran Keliling tersebut, DPD KNPI Kota Dumai melaksanakan Rapat bersama LAMR Kota Dumai, Polres Kota Dumai, Dishub Kota Dumai, Camat Dumai Kota, Genpi, LMPK Se-Kecamatan Dumai Kota, Pemuda Pancasila Dumai Kota, akan menggelar Pawai Obor Takbiran keliling, yang akan dilaksanakan menjelang Hari Raya Idul Adha. Pembentukan Panitia di Stat Kolam Renang Grand Zuri Hotel Dumai, Rabu (10/07), jalan Sudirman, Kota Dumai, Riau.

Fhoto : Istimewa

Kegiatan ini diikuti anak-anak, muda-mudi, TPA dan remaja masjid hingga orang dewasa.

Ketua DPD KNPI, Guspian menerangkan, kehadiran pemuda, Pemerintahan Kecamatan, Dinas terkait, LMPK dalam kegiatan diharapkan dapat berperan aktif dan menjadi penggerak dalam mendorong masyarakat ikut berpartisipasi untuk mengikuti kegiatan ini.

“Ini baru rapat awal dan akan dilakukan rapat lanjutan setelah mendengar masukan dari pemerintah kecamatan dan perwakilan organisasi pemuda lainnya. Semoga kepanitiaan yang terbentuk nantinya dapat bekerja sebaik-baiknya,” jelasnya.

“Mereka akan melakukan pawai dengan Rute yang dilalui pawai obor di sekitar Kelurahan Dumai Kota,” Ringkas nya

“Rute pawai obor sudah kita sampaikan dalam rapat, dengan rute start dari kantor DPD KNPI kota Dumai jalan patimura, menuju ke jalan Sultan Syarif Kasim sampai simpang Polres mutar kembali ke DPD KNPI jalan Patimura,” Ujar nya.

Ditempat yang sama, Norzam, S.Sos Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Dumai menyampaikan,”mari kita lestarikan budaya ini kembali dan kite usulkan perda untuk pemakaian tanjak di Kota Dumai, minimal perwako,”tutupnya

Editor : Syarifah