SelayangNews.com, Pekanbaru – Maraknya berita mengenai dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh Negara Tiongkok kepada Muslim Uighur , Senin 30 Desember 2019 , sekumpulan Mahasiswa yang terdiri dari perwakilan masing-masing Pengurus KAMMI Riau dan Pengurus HMI BADKO Riau-Kepri, melakukan aksi didepan kantor Kemenkum HAM Provinsi Riau. Pekanbaru.

Massa Aksi bergerak dari Tugu Zapin menuju Kantor Kemenkumham wilayah Riau menyampai aspirasi terkait dengan dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh Tiongkok kepada Muslim Uighur.

Masa berharap nya dengan di adakannya demostrasi ini pemerintah harus mengambil sikap dan berperan aktif dalam upaya menjadi pihak yang mampu menciptakan kedamaian dalam konflik yang terjadi di Uyghur.

“Aksi kami pada hari ini didasari daripada semangat perjuangan kemanusiaan,kami ingin menyampaikan bahwa pemerintah harus mengambil sikap dan berperan aktif dalam upaya menjadi pihak yang mampu menciptakan kedamaian dalam konflik yang terjadi di Uyghur, sebagaimana mestinya manusia diciptakan sebagai mahluk yang merdeka dalam menentukan setiap pilihan hidupnya, maka itu saya selaku korlap 1 menginginkan segala bentuk penindasan maupun perenggutan HAM yang terjadi harus diselesaikan,”ucap Septian

Demostrasi ini bentuk dari menyampaikan pesan kepada seluruh masyarakat riau dan dan juga pejabat negara bahwa masih ada penjajahan, penindasan kezoliman terhadap umat manusia.

“Aksi kami ini bertujuan untuk
menyampaikan pesan kepada seluruh masyarakat Riau dan dan juga pejabat negara bahwa masih ada penjajahan, penindasan kezoliman terhadap umat manusia terutama muslim Uighur yang dilakukan oleh China. Padahal UUD NKRI tahun 1945 sangat menentang penjajahan diatas dunia. Karena tidak sesuai dengan perikemanusian dan prikeadilan. Oleh karena itu kami mendesak sikap Politik luar negeri bebas aktif harus di realisakan dengan terlibat secara aktif mendesak China menghentikan penindasan dan merangkul serta menggalang kekuatan negara islam untuk mendesak China,”ucap Fikri

Beberapa waktu kemudian masa aksi melanjutkan aksi demonstrasi di gedung Kemenkum HAM Provinsi Riau, dalam aksi tersebut masa aksi disambut oleh perwakilan dari Kemenkum HAM wilayah Riau.

Adapun pernyataan sikap disampaikan oleh Sahrin Nasution selaku Ketua Umum BADKO HMI Riau-Kepri dan Asnawir Nasution selaku ketua Umum KAMMI Wilayah Riau. Pernyataan sikap tersebut antara lain sebagai berikut :

1. Meminta Pemerintah Indonesia untuk mendesak Pemerintah Cina untuk membuka seluas-luasnya informasi terkait yang sedang terjadi di Uyghur.

2. Meminta Pemerintah Indonesia untuk menindaklanjuti segala bentuk aspirasi dari BADKO HMI Riau-Kepri & KAMMI Wilayah Riau untuk bersikap lebih tegas dalam upaya menghentikan segala bentuk pelanggaran HAM yang terjadi di Xinjiang Cina.

3. Mendesak kepada PBB untuk segera mengeluarkan resolusi terkait pelanggaran-pelanggaran HAM yang terjadi di Uyghur, Rohingya, Palestina, Suriah dan sebagainya.

Adapun perwakilan dari Kemenkumham wilayah Riau berjanji akan menyampaikan aspirasi tersebut kepada Kemenkumham RI  agar Pemerintah pusat dalam hal ini presiden Jokowi menyatakan ketegasan sikap terkait dengan pelanggaran HAM oleh Tiongkok terhadap Muslim Uighur. Tutup Septian

Editor : Syarifah