Selayangnews.com, Dumai – Salah satu Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Nelayan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kota Dumai, Riau, bapak Syamsuri menyampaikan pada acara Pelatihan Dan Workshop Pemanfaatan Teknologi Remote Sensing, Gis dan Pengembangan Koperasi Untuk Peningkatan Kesejahteraan Nelayan Di Dumai, Riau dan sekitarnya. Senin 01 Oktober 2018, di tempat Pelelangan ikan, Pelabuhan TPI Dumai, Riau

Beliau menyampaikan bahwa kami sangat berharap dengan hadirnya HNSI di Kota Dumai mampu Jembatani nelayan yang ada di kota Dumai, Riau untuk mensinergiskan program – program pemerintah mulai dari Pusat, provinsi hingga ke Kota, Dumai yang berimbas kepada kemakmuran dan Kesejahteraan para nelayan dan pelaku usahanya yang ada di kota Dumai

Tampak hadir Ketua DPC Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (DPD – HNSI) Kota Dumai, DPD Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (DPD – HNSI) Propinsi Riau, Polda Propinsi Riau, Institut Pertanian Bogor, Dinas Perikanan dan kelautan Kota Dumai, Danlanal Kota Dumai, KSOP Kota Dumai dan kepala Navigasi kota Dumai beserta Nelayan-nelayan Kota Dumai, Riau

” sebagai narasumber Pelatihan Dan Workshop Pemanfaatan Teknologi Remote Sensing, Gis dan Pengembangan Koperasi Untuk Peningkatan Kesejahteraan Nelayan Di Dumai, kami hadirkan Bisman Nababan, Ph.D. Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan-IPB” ujar Syamsuri

“Berdasarkan data dari Dinas Perikanan dan kelautan Kota Dumai, bahwa terdapat 565 nelayan yang ada di Kota Dumai, maka ini perlu di perhatikan dan perlu ada wadah seperti HNSI sehingga bisa menjadi penyambung lidah memberikan informasi tentang program yang di buat pemerintah untuk para nelayan,” pungkas Syamsuri

Kemudian Syamsuri selaku Ketua HNSI kota Dumai mengatakan, HNSI ini merupakan satu-satunya organisasi nelayan yang diakui oleh Kementrian Perikanan.