Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg di Dumai, Dinas Perdagangan Terkesan Lamban menangani

0
196
Ilustrasi

Selayangnews.com, DUMAI –  Pihak Dinas Perdagangan Kota Dumai, Riau terkesan lamban dalam menangani kelangkahan gas elpiji ukuran 3 kg di kota Dumai, Riau.

 Hasil pantauan awak media  di Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Dumai Kota diantaranya di RT, 17 kelurahan sukajadi. RT 20 hingga hari ini Senin 03/09/2018, gas elpiji yang sangat dibutuhkan masyarakat bawah tersebut masih langka.

 Ketika dikonfirmasi terkait kelangkaan gas elpiji tersebut, pihak Dinas Perdagangan kota Dumai mengatakan bahwa stok gas elpiji 3 kg masih aman. Namun hal itu ternyata jauh berbeda dengan kondisi yang ada di lapangan.

 Diduga, kelangkaan gas elpiji tersebut karena tersendatnya distribusi.  Masalah lainnya yakni pangkalan yang melayani penjualan tabung gas subsidi ini mengaku kurang pasokan.

 Seharusnya pihak Dinas Perdangan kota dumai bisa duduk bersama dengan para  agen yang ada di kota Dumai untuk mencari solusinya. Kalau memang kondisinya seperti ini pihak Dinas Perdangan   harus jeli dan bisa mengusulkan kepada Pertamina untuk penambahan tabung gas elpiji 3 kg tersebut benar benar terdata, jangan hanya mengira ngira saja.

 Dinas perdagangan kota Dumai mau tidak mau harus turun ke lapangan untuk membuktikan bahwa tabung gas elpiji 3 kg memang benar-benar kurang pasokanya. Ini masih di dalam kota kelangkaannya, apa lagi di perbatasan seperti Batu Teritip, Sungai Spit, Teluk Dalam, ini semua masuk wilayah kecamatan Sungai Sambilan. Wilayah ini bagian dari pada kota Dumai juga yang jauh tertinggal.

 Harga tabung gas elpiji 3 kg di perbatasan saat ini  sudah mencapai Rp38.000 per tabung gas dan ini harus segera ditindak Lanjuti agar masyarakat tidak merasa keberatan.

 Dinas Perdagangan seharusnya melaporkan kepada pihak Pemerintah kota Dumai, dan harus ikut bertanggung jawab untuk mencari solusi dalam mengatasi kelangkaan gas elpiji tersebut.

 Pewarta : Ferry Windria / strategi.co.id

Tinggalkan Balasan