SelayangNews.com, Rupat – Ketua Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (DPC HNSI) Kota Dumai, ibu Nita Ariani beserta jajaran pengurus meninjau, mendengarkan Langsung keluh kesah, nelayan Rupat Kabupaten Bengkalis. Ibu Nita Ariani menyerap aspirasi dari nelayan Rupat yang biasa beroperasi di sekitar kawasan laut Dumai.

Istimewa

Ketua DPC HNSI Dumai saat itu disertai Sekretaris, Wakil Ketua, jajaran pengurus DPC HNSI Kota Dumai.

“Kegiatan melaut nelayan tentu harus jadi perhatian kita bersama, untuk itu hari ini kami beserta jajaran pengurus DPC HNSI Kota Dumai, hadir bersama-sama mendengar langsung aspirasi dari para nelayan Rupat,” kata ibu Nita Ariani, di Kecamatan Rupat Utara Kabupaten Bengkalis. Senin 26 Juli 2021.

Ketua DPC HNSI Kota Dumai memastikan para nelayan akan diberikan solusi terbaik agar kegiatan melautnya aman, seperti Pembuatan surat ijin Gerai kapal, Jaring nelayan sering kena curi di laut, kapal-kapal yang berlabuh sembarangan bisa merusak jaring dan jiwa nelayan bisa terancam, Kendala kalau pasang jaring di pantai ada beting dan setiap tahun nelayan butuh peralatan jaring dan banyak laporan lainnya masuk ke Kita Himpunan Nelayan,” kata Nita Ariani

Perwakilan nelayan kelompok nelayan Desa Kadur. Kecamatan Rupat Utara Kabupaten Bengkalis. Iwan (41) mengapresiasi kunjungan DPC HNSI Dumai untuk mendengar aspirasi nelayan yang ada di Pulau Rupat.

“Kami apresiasi kehadiran Ketua DPC HNSI Dumai beserta jajaran pengurus, ibu Nita Ariani langsung ke sini untuk mendengar aspirasi dari nelayan. Kami ingin apa yang kami sampaikan, semoga terpenuhi,” Iwan.

Hal senada diungkapkan nelayan Tanjung Pura, Kelurahan Pergam, Kabupaten Bengkalis, Menurut dia, kehadiran DPC HNSI Dumai ini membawa manfaat dan perubahan bagi nelayan Rupat, bisa tempat mengeluarkan keluh kesah, bersuara, tempat mengadu permasalahan nelayan di sekitar kawasan Tanjung Pura seperti butuh alat baru.

Harapan kami nelayan tradisional Rupat ini harus Lebih diperhatikan, bisa ada perubahan, karena ada wadah untuk nelayan,”ujarnya

Editor : Syarifah