SelayangNews.com, Dumai – Tim Penggerak PKK Kota Dumai, Riau langsung merespons instruksi Presiden RI Joko Widodo mengenai keterlibatan PKK dalam penegakan protokol kesehatan dengan bergerak memberikan edukasi protokol COVID-19 kepada warga.

Instruksi presiden untuk melibatkan PKK dalam kampanye pendisiplinan penerapan protokol kesehatan ini menjadi semangat bagi kader-kader PKK untuk bergerak membantu kinerja pemerintah.

Percepatan Penanggulangan Virus Corona Kota Dumai dengan dipimpin langsung Ketua Tim Penggerak PKK (TP-PKK) Kota Dumai ibu Hj. Haslinar Zulkifli AS di dampingi Tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Virus Corona Kota Dumai mengunjungi RT 13 Kelurahan Rimba Sekampung Kecamatan Dumai Kota dan Gang Rambutan Kelurahan Bagan Keladi kecamatan Dumai Barat dengan tujuan edukasi masyarakat terkait penegakan protokol kesehatan dan memantau langsung ke rumah tangga yang terdampak Covid-19 khususnya kaum perempuan, Anak-anak dan kaum lansia. Rabu, (05/08/2020). Dumai. Riau.

Pada kesempatan ini turut hadir Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kota Dumai Dameria, Sekcam Dumai Barat, lurah Bagan Keladi, RT dan warga setempat.

Ibu Hj Haslinar Zulkifli AS mengatakan kegiatan TP-PKK Kota Dumai bersama Tim Gugus Covid-19 dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) yang dilakukan ini sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona atau Covid-19 di Kota Dumai

“Upaya pencegahan itu penting dilakukan, dan mari kita sama-sama untuk saling mengingatkan agar senantiasa menjaga pola hidup bersih, cuci tangan pakai sabun serta gunakan masker apa bila ingin beraktifitas diluar rumah”,sebutnya.

Selain itu ibu Hj Haslinar juga mengatakan Kisah menyentuh hati ke Lima orang bocah kehilangan kedua orangtua mereka pada waktu yang hampir bersamaan, Kelima bocah itu beralamat di Gang Rambutan, Kelurahan Bagan Keladi, Kecamatan Dumai Barat, Kota Dumai. Awalnya, ayah mereka menghembuskan nafas terakhir akibat penyakit asam lambung. menyebabkannya meninggal dunia. Tak sampai 24 jam kemudian, giliran ibu mereka yang menyusul sang ayah berpulang.

“Tak bisa dipungkiri, kesedihan mendalam dirasakan lima orang anak yang masih bocah, ketika kedua orangtua mereka meninggal dunia di waktu yang hampir bersamaan.
Tak cukup hanya kehilangan sang ayah, kelima anak itu juga ditinggal pergi untuk selama-lamanya oleh sang ibu pada keesokan harinya,”tutur Ketua TP-PKK Kota Dumai ibu Hj. Haslinar Zulkifli AS.

Editor : Syarifah