SelayangNews.com, Dumai – Hingga Selasa (18/06) pagi, Posko Pengaduan Tunjangan Hari Raya (THR) di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Dumai menerima tiga pengaduan THR. Setelah karyawan PT.Cahaya Mitra Karya Insani (CMKI) melakukan pengaduan THR pada hari Senin kemarin (17/06)

Demikian disampaikan Kadisnakertrans Kota Dumai, H. Suwandi, SH, M.Hum melalui Kabid Hubungan Industrial dan Persyaratan Kerja, Muhammad Fadhly, SH, “pengaduan tertulis kami terima menjelang libur lebaran kemarin” sebutnya.

Kini, pekerja-pekerja ditiga Perusahaan sudah mengadu ke Disnakertrans. Sebagian besar perusahaan tersebut katanya, merupakan mitra kerja (subkon) dari perusahaan pemberi pekerjaan, diantaranya,  PT. (CMKI) (subkon PT. PLN Cab Dumai) dan PT. BG (subkon  PT. SDS). Sementara satu lainnya merupakan perusahaan yang bergerak dibidang perkebunan yaitu PT. RPO.

“Pekerja mengadukan bahwa perusahaan tempat mereka bekerja hanya membayarkan THR setengah dari upah perbulan. Sementara mereka bekerja sudah lebih dari satu tahun disana. Ada juga belum dibayar sama sekali”katanya.

Sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan No.6 Tahun 2016, Pasal 3, bahwa pekerja/buruh yang mempunyai masa kerja 12 bulan secara terus menerus diberi upah sebesar 1 bulan penuh. “Sedangkan kurang 12 bulan maka THR diberi secara proporsional.”jelasnya dengan menunjukkan aturan dimaksud.

Lebih lanjut Mediator Hubungan Industrial Kota Dumai ini menyampaikan, pihaknya tetap mengupayakan mediasi terhadap pihak-pihak yang berselisih. Sehingga apa yang menjadi hak pekerja bisa diberikan manajemen perusahaan. “Insya Allah dalam minggu ini kita laksanakan. Karna anggota saya sudah membuat surat panggilan mediasi”ucapnya.

Sumber : Diskominfo
Editor    : Syarifah