SelayangNews.com Dinar Candy dan Indah Sari kembali menjadi sorotan di YouTube. Bukan hal negatif, tapi perempuan yang dikenal sebagai Disc Jockey  itu telah merilis lagu terbaru sekaligus video musiknya berjudul Pintar Main Lidah bersama pedangdut Indah Sari.

Lagu dangdut dengan sentuhan elektronik dance musik (EDM) itu memiliki nada “up beat” hingga memicu detak jantung berdetak kencang.

Dengan irama itu, video musik Pintar Main Lidah pun mengikuti irama serta lirik yang menyentil. Dinar Candy mengatakan bahwa lirik lagu itu pada prinsipnya bersifat universal dan multi tafsir.

Kalau dikaitkan dengan yang viral kayak masalah LGBT kemarin, Kita berada di lingkungan seperti itu tapi buat ‘dipublih’ kayak bikin tutorial jadi gay atau lesbi pasti dikecam karena tidak sesuai budaya timur (kita),” kata Dinar Candy saat peluncuran lagu di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Sabtu (14/5/2022).

Saat ditanya soal mencibir atau menyindir poadcast Deddy Corbuzier berjudul Tutorial Jadi G4Y di Indo = Pindah Ke Jerman,
Dinar Candy dan Indah Sari mengatakan bahwa lagunya memang ada kemiripan sesuai fakta di lingkungannya tapi keduanya tak ada maksud untuk menyudutkan pria berkepala plontos dan bertubuh kekar itu.

“Poadcastnya sempat viral tapi dia take down. Nah, Lagu ini sudah ada sejak beberapa bulan lalu sebelum kejadian viral itu,” katanya.

“Tapi, saat kita lihat video viral itu. Kenapa, kita kayak nyinyir mereka ya, padahal kita tak ada maksud dan tujuan kearah sana,” ungkapnya.

Di video musik Pintar Main Lidah, Dinar Candy dan Indah Sari diminta untuk tampil seperti pasangan sesama jenis. Takut menjadi kontrovesi karena terlalu vulgar, ia pun berusaha mencari solusi terbaik agar karya-nya bisa diterima dan dinikmati pecinta musik Tanah Air.

“Awalnya, kita binggung karena lagu ini ciptaan bos Seven Star Records, Mr. Riccardo Mazzoni,  tapi setelah tanya-tanya efeknya baik atau tidak. lalu, kita putuskan untuk menerimanya karena masih positif video musiknya,” papar Indah Sari.

Dinar Candy menambahkan bahwa lirik dan videonya pun sudah ada beberapa revisi. Hal itu dilakukan untuk menghindari kontroversi.

“Awalnya memang agak vulgar karena kayak beneran gitu. Tapi, sekarang sudah di revisi juga. Kalau terjadi kontroversi. Ya, siap nggak siap kita harus menjalaninya, namanya juga berkarir di dunia entertainment jadi harus siap terima cibiran, cacian, hinaan ataupun pujian.

Yang pasti, kita berharap single ini bisa diterima para penikmat musik Indonesia,” pungkas Dinar & Indah Sari. (PR/ Red)