SelayangNews, Dumai – Penolakan mutasi ke pulau Rupat oleh dua (2) orang pekerja PT Media Swara Prima (TDC Telkomsel Distribution Centre) Inka Aderonika Tanjung dan Farah Diba berdampak ke pekerja yaitu pemberian Surat Peringatan Pertama yang diberikan oleh PT Media Swara Prima (TDC Telkomsel Distribution Centre), Jumat (16/11/2018) jalan Sudirman, Kota Dumai, Riau.

Farah Diba dan Inka Aderonika Tanjung akhirnya beri Surat Peringatan Pertama SP-1 setelah berbuntut pada pemindahan tugas (mutasi) dirinya yang juga ditolak dengan cara tidak melakukan mutasi

alasan Farah Diba dan Inka Aderonika Tanjung menolak di mutasikan adalah berstatus ada suami dan anak yang di tinggalkan

” Awal kedatangan saya menemui hrd perusahaan mempertanyakan status pekerja ini apa, apakah kontrak atau karyawan, jika pekerja karyawan mana SK nya”, ungkap Tengku selaku Wakil ketua bidang tenagakerja DPD KNPI Kota Dumai.

Namun setelah beberapa hari saat pekerja di konfirmasi mereka pekerja mendapatkan SK

” Dan hari ini kita minta konfirmasi ke PT Telkomsel Dumai soal pekerja Inka Aderonika Tanjung dan Fara Diba Media Swara Prima (TDC Telkomsel Distribution Centre) namun pihak perusahaan melalui security mengatakan manager nya tidak ada di kantor atau keluar kota selanjutnya di suruh menunggu” ungkap salah satu awak media

Saya selaku payung hukum pekerja, sebelumnya sudah menemui, silahturahmi dengan hrd perusahaan PT MSP Dodi chandra, berbicara baik-baik, sopan santun dan mempertanyakan alasan di mutasikan lalu segala hak pekerja, dari mulai status dan lainnya

” Merujuk pada Pasal 32 UUK, penempatan tenaga kerja memang harus memperhatikan harkat, martabat, hak asasi dan perlindungan hukum pekerja. Dengan demikian, memang sebaiknya pihak perusahaan memperhatikan kondisi pekerja yang akan dimutasi, termasuk kondisi keluarga, seandainya terkena mutasi, kita bisa saja menyampaikan keberatan atas mutasi tersebut secara baik-baik atau menawar kebijakan mutasi tersebut agar perusahaan mempertimbangkan alasan untuk tidak jauh dari keluarga“, harap Tengku

” Alasan kita memberi Surat peringatan pertama SP (1) pekerja tidak mau di mutasikan ke pulau Rupat” ungkap Dodi chandra Hrd PT Media Swara Prima (MSP), saat di konfirmasi dengan hrd by phone.