SelayangNews.com, Dumai – Desakan kepada walikota Zulkifli As untuk pencopotan dan “pemulangan” Syahminan bakal didorong oleh aksi massa yang diagendakan pada Rabu besok tanggal (02/19). Di jalan HR.Subrantas, Kota Dumai, Riau

“Kita sudah menyurati kepolisian untuk aksi unjuk rasa mendesak pemulangan dan pencopotan kadis PUPR. Hal itu kita lakukan karena adanya keluhan serta laporan bahwa yang bersangkutan sudah sangat jarang masuk kantor, kita menduga hal itu karena beliau maju sebagai bakal calon dan lebih fokus berkampanye di Bengkalis.” ujar Majelis Pemuda Indonesia (MPI), Khadafi kepada media ini, Selasa (01/19).

Dilanjutkannya, bahwa belakangan Syahminan selaku kepala salah satu instansi di lingkungan pemerintah Kota Dumai tidak bekerja maksimal dalam menjalankan visi dan misi walikota beserta wakil. Hal itu diduga akibat dirinya sibuk berkampanye dan bersosialisasi serta berkomunikasi dengan partai politik untuk pilkada Bengkalis tahun mendatang.

“Banyak warga yang mengeluh bahwa kepala dinas tidak bisa ditemui, selain itu beberapa persoalan mulai muncul seiring dirinya maju pilkada Bengkalis. Oleh karena itu kita sudah memesan tiket Ferry Dumai Line untuk dia dan kita minta walikota sesegera mungkin mencopot dan memulangkan pejabat ke Bengkalis itu.” tegasnya.

Sebagai tambahan, Syahminan sebelumnya merupakan pejabat di Pemkab Bengkalis yang pindah ke Pemerintah Dumai sejak tiga tahun belakangan.

Untuk Pilkada Bengkalis tahun 2020 mendatang, Syahminan secara terang-terangan maju sebagai bakal calon dimana dirinya telah resmi mendaftar dan mengambil formulir ke sejumlah partai politik.

Editor : Syarifah