SelayangNews.com, Pekanbaru – Guna mengisi kekosongan juru bicara kepresidenan, pihak internal istana Negara harus mengambil seseorang yang mumpuni dalam menjalankan tugas dan fungsinya, Selasa (14/11/21).

Direktur Rumah Politik Indonesia Fernando Emas, mengatakan untuk mengisi kekosongan juru bicara presiden, Jokowi harus mengambil seseorang yang mumpuni dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

Terkait siapa yang akan mengisi kursi Juru Bicara Presiden dan seberapa jauh tingkat urgensi dan kebutuhan yang nanti pak presiden lihat, maka mesti melalui seleksi yang ketat

“Saya rekomendasikan beberapa nama kawan-kawan aktivis 98 seperti Adian, Wahab Talaohu , Eli Salomo dan Sayed Junaidi atau sering dipanggil Pakcik,” pungkasnya.

Dalam hal ini Panglima PADAN (Pasukan Dewan Adat Nasional) Provinsi Riau Datuk Khairuddin Al-Young Riau, S.HI, M.Ag, mengungkapkan atas dukungannya kepada tokoh aktivis 98 dari Riau Saudara Sayed Junaidi Rizaldi atau dikenal dengan panggilan ‘Pakcik’ lebih tepat dan mumpuni untuk menjadi Juru Bicara Presiden RI Ir. H. Joko Widodo.

“Siapa saja boleh memberi penilaian itu dari mana pun datang tetapi bagi presiden, dan saya sangat mendukung saudara Sayed Junaidi Rizaldi maju menjadi jubir presiden,” ungkap Khairuddin.

Khairuddin menambahkan, ” Selain Riau dari awal kemerdekaan Republik Indonesia melalui Sultan Syarif Kasim menyerahkan 13 juta Gulden atau setara 1074 Triliun di awal Indonesia belum ada uang untuk menggerakkan seluruh sendi awal kemerdekaan hingga Ratu Belanda Helmina pun jatuh hati ke sultan Syarif Hasyim XI (hingga salah satu penyebab Indonesia merdeka).

Maka dari itu Sultan Syarif Kasim II diminta dan diangkat menjadi Penasehat Presiden RI Pertama Ir. H. Soekarno dan sejak diatas era Reformasi 98 ini beliau diangkat sebagai Pahlawan Nasional, ditambah lagi Riau juga menjadi ladang migas terbesar di dunia yang menjadi ‘dompet’ sumber duit nya Indonesia.

“Apalagi beliau seorang politikus di Riau karirnya sangat baik, santun dan beretika hingga di jaman pak Jokowi 2 periode ini situasi aman dan terkendali, maka ketika ada putra Riau terbaik di pusat itu ingin mengabdi lagi pada negara beri laluan dan kesempatan, ingat corong ekonomi dunia melalui migas dan lainnya yang dianugerahkan Allah adalah Riau ‘Negeri Lancang Kuning,”tutupnya