SelayangNews.com, Pekanbaru – Dalam rangka memperkuat eksistensi pengusaha lokal di Kota Dumai, Kadin Kumai berkunjung ke kantor perwakilan Ombusdman Riau di Pekanbaru, Riau disambut kepala kantor Ahmad Fitri dan beberapa staf

Zulfan ismaini selaku ketua Kadin Dumai yang ikut dalam rombongan menyampaikan beberapa hal terkait persaingan yang tidak sehat di dunia usaha kota Dumai terkait dengan pertentangan peraturan internal BUMN dengan aturan yang lebih tinggi.

Seperti diketahui beberapa BUMN di Kota Dumai banyak memberikan pekerjaan kepada anak perusahaan sehingga peluang pengusaha lokal tertutup dan pelelangan tersebut bertentangan dengan Keputusan Presiden dan Peraturan Presiden yang mengatur tentang pengadaan barang dan jasa.

Beberapa himpunan pengusaha lokal yang terdiri dari ratusan perusahaan menyampaikan keluhan ini ke Kadin sebagai wadah pengusaha yang berdiri berdasarkan UU no.1 tahun 1987.

Seperti yang disampaikan perwakilan pengusaha lokal yang namanya tidak mau disebutkan bahwa beberapa tahun sebelumnya pekerjaan perbaikan perumahan dilakukan per unit rumah, namun semenjak 2018 pekerjaan tersebut disatukan menjadi satu paket pekerjaan dan kontraktor yang ditunjuk adalah anak perusahaan.

“Jelas dengan kondisi seperti ini sangat merugikan pengusaha lokal dan pastinya merugikan perekonomian kami sebagai masyarakat Dumai,”ucapnya dengan nada geram.

Selanjutnya Kadin Dumai juga akan membawa permasalahan ini ke lembaga Legislatif DPRD Kota Dumai dan berharap lahirnya Perda Perlindungan Pengusaha Lokal seperti beberapa daerah lainnya.

Editor : Syarifah