SelayangNews.com, Dumai – KPUD Kota Dumai melaksanakan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan Kedua (DPHTP-2) untuk Pemilu 2019 mendatang pada Senin (12/11/2018).

Berdasarkan hasil rapat pleno tersebut, jumlah pemilih pada Pemilu 2019 di Kota Dumai mencapai 180.974 pemilih, bertambah sebanyak 3481 pemilih dari sebelumnya Jumlah DPTHP I yakni 177.494 pemilih. Jumlah pemilih bertambah pasca pendataan kembali terhadap pemilih pada Oktober 2018 lalu.

Rapat pleno yang dilaksanakan di Ruang Rapat Utama Lantai IV Kantor Walikota Dumai di pimpin langsung oleh Ketua KPU Kota Dumai, Darwis, S.Ag. beserta Komisioner KPU, dan juga turut diikuti oleh Ketua Bawaslu Kota Dumai, Zulfan S.T. Kemudian, turut pula hadir perwakilan dari tiap-tiap Partai politik yang akan mengikuti Pemilu 2019 mendatang.

Apabila dirinci terdapat 4.278 pemilih baru di Kota Dumai namun di sisi lain terdapat 797 pemilih yang tidak memenuhi syarat sehingga pihak KPU Kota Dumai melalui PPK menghapus data tersebut.

Ada 92.177 pemilih pria dan 88.797 pemilih wanita. Para pemilih ini tersebar di 840 Tempat Pemungutan Suara (TPS). TPS Ini tersebar di 33 kelurahan.

Ketua KPU Kota Dumai, Darwis, S.Ag. mengharapkan agar dengan dengan pelaksanaan Rapat Pleno DPTHP-2 diperoleh data pemilih yang valid di Kota Dumai.

“Dilaksanakannya Rapat Pleno DPTHP-2 bertujuan untuk menentukan jumlah pemilih yang valid di Kota Dumai pada Pemilu 2019 di Kota Dumai.” ujar Darwis.

Darwis mengatakan bahwa petugas juga melakukan perbaikan data pemilih. Mereka perbaiki nama dan NIK yang salah tulis. Data pemilih yang diperbaiki mencapai 640 pemilih.

“Jumlah ini tidak mengurangi jumlah DPT yang ada,” paparnya.

Komisioner KPU Kota Dumai Edi Indra, S.Sos. menambahkan bahwa  apabila setelah selesai pelaksanaan kegiatan DPTHP-2 masih ditemukan pemilih yang berhak memilih namun tidak terdata dalam DPTHP-2, maka perlu dilakukan penentuan Daftar Pemilih Tetap Tambahan (DPTb) dan Daftar Pemilih Khusus (DPK) sehingga pemilih bisa menggunakan hak pilihnya. Namun hal tersebut masih menunggu Juknis dari KPU RI maupun KPU Provinsi Riau. (Dit)