SelayangNews.com, Dumai – Semenjak dibukanya perpustakaan di dalam Tugu Reformasi pada tahun 2014 lalu, namun sampai saat ini pustaka yang ada di dalam tugu tersebut masih sepi pengunjung. Artinya, pembaca yang menikmati bacaan gratis yang ada disana jumlahnya hanya bisa dihitung dengan jari.

“ Ini bisa dilihat dari jumlah pengunjung yang datang ke kini. Sebelum puasa jumlahnya adalah sekitar 20 orang per hari, tapi pada bulan puasa ini hanya 15 orang saja per hari, semakin sedikit,” ujar Kadis Perpustakaan dan Kearsipan, Suriyanto, SP melalui Pustakawan di Tugu Reformasi, Trimartini, Amd, Jumat (24/5).

Berbagai upaya sosialisasi diberbagai Media Sosial (Medsos) terus digencarkan oleh dinas tersebut namun sejauh ini belum membuahkan hasil.

Di Perpustakaan Kota Dumai banyak buku-buku yang boleh dipinjamkan atau dibaca ditempat.

Berbagai kategori buku ada disini. Mulai pertanian, pendidikan, sosial, politik, ekonomi ada disini.

Tidak ada persyaratan khusus saat meminjam buku, mendaftar dengan menunjukkan Kartu Tanda Pelajar, Mahasiswa atau KTP maka anda siap-siap belajar membuka jendela dunia

Tugu Perpustakaan Taman Bukit Gelanggang Kota Dumai, Riau.

Perpustakaan Kota Dumai terletak di taman kota yaitu Tugu Taman Bukit Gelanggang, ditaman ini segala bentuk fasilitas pun telah disiapkan oleh Pemeeintah Kota Dumai,selain terlentak dijantung kota Anak-anak serta para pelajar dapat menikmati suasana tanam sambil membaca.

“ Kalau ada anggarannya, tentunya kita mengadakan sosialisasi lebih hebat lagi yakni mengadakan bedah buku. Tapi sampai saat ini anggaran sosialisasi  dalam bentuk itu belum ada,” terangnya.

Sepinya pengunjung yang ada dipustaka ini mungkin juga terkait dengan akses masuk ke pustaka ini masih tersendat oleh banyaknya plang yang dipasang di Taman Bukit Gelanggang.

“ Lagi pula WC dan  tutup knopi di sekitar tugu juga tidak ada. Apalagi tempat parkir, penutupnya juga tidak ada,” keluhnya.

Sedangkan untuk jumlah buku yang ada disini jumlahnya terbilang lumayan, ada lima ribu eksemplar. “ Ada buku ekonomi, novel, buku sastra, bacaan untuk anak-anak, buku ilmu pengetahuan alam dan lain-lain,” ujarnya (Sumber : Diskominfo Dumai)

Editor: Syarifah