SelayangNews.com, Dumai – Telah berlangsung acara Rapat tentang Maghrib Mengaji dan Shubuh berkah serta Pengajian Bulanan Pemko Dumai yang di ikuti 70 orang kepala OPD, Jumat tanggal 11 Januari 2019 pukul 13.30 WIB bertempat di Gedung Media Center Jalan Putri Tujuh Kelurahan Teluk Binjai, Kecamatan Dumai Timur

Turut hadir dalam kegiatan Drs H. Zulkifli As, M.Si (Walikota Dumai) sebagai pimpinan rapat,
H. Hamdan Kamal (PJ Sekda Kota Dumai). Sebagai perwakilan jurubicara, Drs.H. Sya’ari Kadis Pendidikan kota Dumai, Bambang Wardoyo (Kasatpol PP kota Dumai), H. Faisal (Kadis Kesehatan kota Dumai), Fauzan (Kadis Kominfo kota Dumai), Riski (kabid Informasi dan Komunikasi Publik) M. Subhan (Kemenag kota Dumai), H. Jafar (Perwakilan NU kota Dumai),
Stakeholder yang terkait, Camat dan Lurah sekota Dumai.

Walikota Dumai H. Zulkifli As menyampaikan bahwa hal – hal yang sangat penting mari kita bangkitkan maghrib mengaji, memang kegiatan maghrib mengaji sudah dilaksanakan di beberapa Mesjid /Mushola dan perlu kita tingkatkan apalagi dengan maraknya penyakit masyarakat

Seperti muncul LGBT, perlu kita aktifkan dan tingkatkan untuk melawan maraknya LGBT tersebut yang di indikasi sudah masuk ke sekolah-sekolah, adapun pengertian subuh berkah adalah mensyiarkan subuh berjamaah dari Pemerintah KotaDumai untuk menjadi pencerahan kepada masyarakat yang beragama Islam agar mengalir Rezeki dan keberkahan yang banyak dari Allah SWT kepada hamba-hambanya yang bersujud di waktu subuh yang penuh berkah.” ucap Walikota Dumai

Walikota Dumai menyampaikan bahwa dalam hal giat maghrib mengaji gerakan sebetulnya sudah di laksanakan di Dinas Pendidikan dan akan di gerakkan di seluruh tempat ibadah baik Mesjid, Mushola di laksanakan setelah maghrib

” Dalam kegiatan maghrib tersebut perlu di tingkatkan dan perlu banyak yang harus di benahi, untuk lebih menangani maghrib mengaji ini di serahkan penanganannya oleh Dinas Kesra, nantinya pembinaannya perlu kita tinjau bersama sehingga betul-betul ada manfaatnya sehingga tercapai kota Dumai yang madani “, harapnya

”  Jadwal kegiatan monitoring sebanyak 44 kali selama 11 bulan di Mesjid/Mushola di kota Dumai, Riau secara bergilir, rekomendasi lokasi di Mesjid/Mushola /Surau yang di tetapkan berdasarkan rekomendasi OPD yang dikoordinasikan oleh camat setempat “, tegas Walikota Dumai

” Dan untuk LGBT saat ini perlu kita sikapi bersama karena sudah cukup memprihatinkan, sudah merebak ke pendidikan di sekolah-sekolah, adapun upaya untuk penanggulangan LGBT dengan pendidikan agama, perhatian keluarga, menciptakan lingkungan yang sehat dan agamis, pendekatan emosional, terapi psikologi, pembinaan keterampilan dan kegiatan positif, ketegasan pemerintah, kontrol yang berkesinambungan.” Pungkasnya Walikota

Walikota Dumai Drs H. Zulkifli As menambahkan”, bahwa kita sudah membagi tiap instansi untuk pembinaan ke Mesjid/Mushola seperti Dinas Perkim, pembinaan Mesjid Taufiqhiyah, Pesantren Najawa, Dinas Sosial pembinaan ke mushola Shirathul Mustaqim, Disdukcapil pembinaan Mesjid Rimba sekampung, Dinas Lingkungan Hidup pembinaan ke Mushola Nur bahri, Dinas DPPA pembinaan ke Mesjid Baiturahman, Dinas PPKB pembinaan ke Mesjid Annisa, Dishub pembinaan ke Mesjid Al Mubin, Dinas Pertanian pembinaan ke Mesjid Nurul Yaqin, Satpol PP pembinaan ke Mesjid Nurul Ikhlas, Bappeda pembinaan ke Mesjid Raudhatul Mutaqin, PUPR pembinaan ke Mushola Haqul Yaqin, Kesra pembinaan ke Panti Muhamaddiah, Bagian Pembangunan pembinaan ke Mesjid Taqwa, Camat Dumai timur pembinaan, Camat Dumai barat Mushola Mustahidin, Camat Sungai Sembilan pembinaan ke Mesjid Falahudin, Masjid Taqwa, Mesjid Al Amin, Dinas kesehatan pembinaan ke Mushola Nurul Yaqun, untuk yang belum ada pembinaannya agar nanti di laporkan kembali ke bagian Kesra

” Dengan adanya pembinaan ke Mesjid yang sudah terbagi kita berharap bisa langsung membina ke masyarakat dan membicarakan tentang kegiatan di Mesjid tersebut silahkan di bina dengan serius, untuk anggaran masing-masing tim nanti yang bertanggung jawab, untuk lokasi pengajian rutin di Kecamatan Dumai timur di Masjid Habiburahman Kota Dumai, Riau.

Editor : Syarifah