SelayangNews.com, Dumai – Masuk menjadi kader partai harus siap menanggung konsekwensi untuk mau melayani masyarakat. Berpartai juga dapat dijadikan sarana untuk beribadah kepada Tuhan.

Pernyataan tersebut diungkapkan langsung oleh Ketua DPD partai NasDem, Yusman saat menutup acara Rapat Kerja Derah (Rakerda) dan diikuti seluruh pengurus DPD Partai NasDem se-Kota Dumai di salah satu hotel di kota Dumai provinsi Riau, Jum’at 04 Agustus 2020 di hadapan cawako Paisal dan cawawako Amris

“Niat masuk partai itu untuk beribadah, kita jadikan pelayanan kepada Tuhan. Semakin tinggi pengaruh partai maka akan semakin tinggi nilai ibadahnya,” tutur pria yang juga akrab disapa dengan Yusman.

Yusman melanjutkan, Indonesia merupakan negara dengan Pancasila sebagai dasar negara. Itu berarti Indonesia sangat menjunjung tinggi nilai religiusitas dan ketuhanan lewat sila pertama yaitu Ketuhanan yang Maha Esa.

“Ketua umum sudah menegaskan Partai NasDem merupakan partai nasionalis religius. Bobot kualitas pengabdian kita itu nilainya dahsyat daripada setiap hari kalau kita hanya menjadi warga biasa,” paparnya.

NasDem dikatakan oleh Yusman merupakan partai yang berbeda dengan partai lain. Lewat semangat restorasi gerakan perubahan, NasDem ingin merestorasi kultur atau budaya yang tidak sesuai dengan norma-norma Ketuhanan yang ada di tengah-tengah keseharian politik di Indonesia.

“Yang membedakan Politik tanpa mahar. Memang dampaknya belum terasa. Hasil survei KPK yang paling berpengaruh menjadi faktor korupsi adalah ketika di awal dibebani ongkos politik yang besar,” jelasnya.

Masuk dan menjalankan politik tanpa mahar di NasDem sangat memberikan sumbangsih yang besar bagi perubahan negeri ini. NasDem ingin memperbaiki keadaan negeri dengan mencerahkan, memulihkan, dan mengembalikan nilai yang hilang.

Rakerda partai NasDem 2020 dihadiri wakil ketua Bidang OKK Provinsi Riau, ZM Pandapotan Sitindaon, Dewan Pertimbangan Partai Nasdem, Drs. H. Zulkifli AS, M.Si, Anggota DPRD Partai Nasdem, Ketua DPD partai Nasdem, Yusman. Sekretaris DPD partai Nasdem Sutrisno. Bendahara, H Abdul Gafar, wakil sekretaris bidang kebijakan publik dan isu strategis, Hj. Haslinar, Sos, M.Si, wakil bendahara pengolahan dana dan aset, Sri Wanah, wakil ketua bidang pemenangan pemilu Drs. Kimlan Antoni, SH. MH, wakil ketua bidang organisasi dan keanggotaan, Yulia Putra, SE. dan seluruh pengurus DPD dan DPC se-Kota Dumai.

Editior : Syarifah