SelayangNews.com, Dumai – Walikota Dumai yang diwakili oleh Asisten III setdako Dumai Drs.H.Khairil Adli,Msi selaku pimpinan rapat membuka rakor pencegahan dan penanganan konflik menjelang pilkada tahun 2020. di aula lantai II Kantor Bea Cukai kota Dumai Jl. Datuk Laksamana Kel. Buluh kasap Kecamatan Dumai Timur pada pukul 09.00 Wib. Rabu (27/11/2019)

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut asisten III Pemko Dumai Drs.H.Khairil Adli, Palaksa Lanal Dumai Letkol Laut (KH) Khaisar Parhan, Kapolres Dumai AKBP Andri Ananta, BIN Korwil II BIN Provinsi Riau Letkol Inf Bakhtiar, Pasandi Kodim 0320/Dumai Letda Arh Zulkifli, Kejaksaan Negeri Dumai Roy Modino, Bea Cukai Dumai Fuad Fauzi, Kakesbangpol Dumai Eko Wardoyo, Ketua KPU kota Dumai Darwis, S.Ag, Camat Dumai kota Agus Gunawan, Camat Dumai Barat Zulfaren, BIN Dumai Hendrawan, Camat Dumai Timur Irawan Sukma, Kasat Pol PP Dumai Bambang Wardoyo, Bawaslu kota Dumai Agustri, SH, Karutan Dumai Rindra.

Dalam sambutan kepala Bea Cukai Dumai Fuad Fauzi yang menyampaikan,”terima kasih atas kepercayaan Kesbangpol Dumai yang mempercayakan di tempat Bea Cukai sebagai tempat kegiatan Rakor pencegahan dan penanganan konflik menjelang pilkada tahun 2020 yang merupakan sinergitas kita bersama.” Ujarnya.

“Kegiatan ini merupakan inovasi baru yang biasa kegiatan ini kita laksanakan di gedung media center dan pada hari ini kita laksanakan di gedung Bea Cukai,”Pungkasnya

Selanjutnya,”saat ini kita melaksanakan rakor dalam rangka persiapan pelaksanaan Pilkada yang akan kita laksanakan sekitar 10 bulan lagi yang merupakan menindak lanjuti surat Dirjenkum tentang riwayat konflik pilkada sebelumnya tahun 2019, permasalahan tentang penetapan anggaran Pilkada tahun 2020, keberadaan kaum radikal yang menimbulkan konflik pilkada, faktor-faktor yang menimbulkan konflik di pilkada tahun 2020, Kami mintakan kepada penyelenggara pemilu KPU untuk menjelaskan apa-apa yang berkaitan dengan pilkada,”tuturnya diakhir penutup pidatonya.

Sambutan ketua KPU kota Dumai Darwis,S.Ag menyampaikan,”kegiatan sekarang ini KPU Dumai proses lomba logo dan maskot yang akan kita pakai dalam Pilkada 2020.

“Lonching Logo dan maskot akan kita undang KPU RI pada tanggal 21 Desember 2019 dan kampanye sekitar bulan Juli 2020 selama 6 bulan sampai dengan bulan desember 2020,”ucapnya

Selanjutnya,”konflik dalam pemilihan sebelumnya memang sangat banyaknya masyarakat sebagai pemilih yang apatis dan di kota Dumai tingkat pemilih cukup tinggi sekitar 88 %, Dalam pelaksanaan pemilhan sebelumnya cukup banyak KPU kena serang dengan berita hoak yang mengganggu kinerja KPU.”ujar Darwis

Selain itu,”salah satu Permasalahan pemilu sebelumnya membludaknya pemilih khusus dengan menggunakan KTP di saat hari H pemilihan sehingga menimbulkan berkurangnya surat suara yang bukan hanya terjadi di kota Dumai, Potensi-potensi konflik bisa kita redam dengan kita turun bersama Forkopimda kota Dumai dengan ketua Partai, tokoh masyarakat dan seluruh elemen masyarakat.”ungkapnya

Sambutan Ketua Korwil II BIN Prov Riau Letkol Inf Bakhtiar yang menyampaikan,” Pesan bagi semua bahwa hal yang paling berat adalah permasalahan Sara sehingga menimbulkan konflik yang panjang dan perlu kita antisipasi bersama, Tolak ukur berhasilnya pelaksanaan Pilkada adalah terciptanya situasi yang damai secara nasional dan meningkatnya jumlah pemilih.”ujarnya

“Kita berharap kesiapan KPU dan Bawaslu dalam pelaksanaan Pilkada sehingga tidak ada keraguan dalam pelaksanaan pemilihan di masyarakat.

Selain itu, Masyarakat sebagai warga negara berhak mengetahui siapa-siapa yang di calonkan sebagai kepala daerah sehingga masyarakat mengetahui apa saja tujuan calon kepala daerah yang mereka pilih, Tanggung jawab kita semua tentang potensi kerawanan dalam pelaksanaan Pilkada dan saat ini belum ada keterkaitan antara Narkoba dan Pemilu yang kemungkinan hal tersebut bisa berkaitan karena Narkoba jangan di anggap sepele yang harus kita lawan bersama,”tutupnya

Editor : Syarifah