SelayangNews.com, TUBAN – Petugas Satuan Reserse Polres Tuban tangkap seorang kakek tua saat mencuri kayu milik perhutani.

Diketahui Kakek Tersebut adalah Warga Desa Waleran Kecamatan Grabakan Tuban, Dengan Nama Somasu, Sementara itu, Kasatreskrim Polres Tuban, AKP Adhi Makayasa membenarkan adanya penangkapan di Desa Waleran Kecamatan Grabagan Kabupaten Tuban. Penangkapan tersebut terkait dengan pencurian atau penebangan pohon dikawasan hutan tanpa memiliki izin.

“Kami dari Satreskrim Polres Tuban menerima laporan dari Perhutani, ada seorang kakek yang bernama Somosu (69) tengah mencuri kayu. Saat kami menerima laporan, bergegas tim Satreskrim datang ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) kemarin pukul 10.00 WIB dan menangkap pelaku,” ungkap AKP Adhi Makayasa kepada awak media. Rabu, (28/04/2021).

Lanjut, menurut AKP Adhi Makayasa, kejadian tersebut dilakukan pada hari Selasa (27/04) pukul 06.00 pagi. Sebelumnya kakek ini telah tertangkap tangan oleh pihak Perhutani lalu diingatkan agar tidak mengulanginya.

“Sudah yang kedua kali kakek tersebut mencuri dikawasan Perhutani, untuk pencurian yang pertama masih diberikan kesempatan oleh pihak Perhutani agar tidak mengulanginya lagi,” terang AKP Adhi Makayasa.

Saat diketahui oleh Perhutani, Kata Kasatreskrim Polres Tuban, yang bersangkutan ini dibuatkan surat pernyataan agar tidak mengulangi lagi, namun pada hari Selasa kemarin Somosu kembali mencuri, sehingga pihak Perhutani menyerahkan kepada Kepolisian.

“Somosu sudah kami tetapkan menjadi tersangka terkait tindak pidana melakukan penebangan pohon dalam kawasan hutan tanpa memiliki izin,” jelas AKP Adhi Makayasa.

Kini Satreskrim Polres Tuban telah membawa barang bukti berupa 1 (satu) kayu panjang, 1 kapak, dan 1 gergaji. Dalam kasus tersebut kakek Somosu terjerat pasal 50 ayat (3) huruf e tentang Kehutanan.

Atas Perbuatanya Somasu di berikan Sanksi pidana”, bagi orang yang melakukan penebangan pohon tanpa izin diatur dalam Pasal 50 ayat (3) huruf e Undang – Undang Kehutanan. Setiap orang dilarang menebang pohon atau memanen atau memungut hasil hutan di dalam hutan tanpa memiliki hak atau izin dari pejabat yang berwenang.

Sumber : kakikakirakyat.com
Editor : Syarifah