SelayangNews.com, Dumai – Terkait kolam renang milik Comforta Hotel Dumai tak mengantonggi izin resmi, Tokoh Pemuda Kelurahan Dumai Kota, Kecamatan Dumai Kota Tengku Rozali angkat bicara soal perizinan kolam renang milik Comforta Hotel Dumai seharusnya di segel atau mengurus ke kantor Kabid Perizinan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Dumai.

Hal tersebut juga diakui Kabid Perizinan DPMTSP Kota Dumai, Said Efendi ketika dihubungi via selulernya, Senin (24/12/2018).

“Belum (memiliki izin) lagi,” ujarnya singkat.

Kolam renang milik Comforta Hotel sudah beroperasi 4 tahun, namun hingga kini belum memiliki izin

Sementara Iskandar Zulkarnaen, mantan aktivis mahasiswa Dumai kepada selayangnews.com, “Adanya Comforta Hotel miliki kolam renang, saya meminta kepada instansi terkait baik BPMPTSP dan Satpol PP agar melakukan cek perijinan kembali kolam renang milik Comforta Hotel yang  tak miliki ijin resmi,” pinta Iskandar.

Menurut Tokoh Pemuda Kelurahan Dumai Kota, bahwa pembangunan yang ada di Bumi Lancang Kuning ini harus mengikuti aturan yang ada di Pemerintah Kota Dumai. “Apa pun itu bangunannya harus melengkapi surat perizinannya yang sesuai dengan peraturan yang ada,” ujarnya.

Kepala Satpol PP Kota Dumai, Bambang Wardoyo Saat dihubungi via WhatsApp mengatakan akan mendata perizinan kolam renang milik Comforta Hotel Dumai.

“Ya hari jam kerja biar anggota mendata dulu,” ujar Bambang, Senin (24/12/2018)

” Bahwa, setiap pelanggaran di Bumi Lancang Kuning, kata Rozali, harus ditindak tegas dan jangan tembang pilih. Dan ini harus dibenahi masa sisa kepemimpinan Walikota Dumai pada bangunan yang masih banyak yang melanggar dan masih dibiarkan begitu saja, tanpa belum dilakukan penindakan sesuai perda “

“Apakah perda di Kota Dumai ini bisa dimainkan atau bisa dibeli ?. Kenapa pelanggaran seperti kolam renang milik Comforta Hotel yang sudah lama belum juga dilakukan pembongkaran. Ini ada apa di jajaran Pemerintah Kota Dumai,” kesalnya.

“Kami berharap, dengan adanya pelanggaran itu, maka Walikota Dumai harus mengambil sikap tegas dan jangan diam saja. Karena masyarakat membutuhkan kebenaran juga pelayanan yang prima,” ungkapnya.

Penulis : SelayangNews.com