SelayangNews.com, Jakarta – Selama ini BPJS Kesehatan selalu bermasalah, sampai – sampai Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan menawarkan bantuan dari Asuransi Cina untuk membantu memperbaiki IT BPJS Kesehatan (baca: Kumparan 23 Agustus 2019).

Surat Muchtar Pakpahan tersebut menyakan bahwa jika diberi kesempatan dan kepercayaan oleh Presiden Jokowi, maka dalam tempo dua tahun BPJS Kesehatan menjadi sehat dan normal.

Suarat itu tertanggal 26 Agustus 2019 dengan surat Nomor: A.6.010/EKS/VIII/2019 yang dikirimkan kepada Presiden Jojoko Widodo dan ditembuskan kepada: Ketua DPRRI, Ketua DPD RI, Menko PKM RI, Menko Maritim RI, Menteri Kesehatan RI dan Menteri Ketenagakerjaan RI.

Isi surat itu selengkapnya sebagai berikut:

Nomor : A.6.010/EKS/VIII/2019
Hal : Menyehatkan BPJS

Kepada Yth,
Presiden Republik Indonesia Bapak Ir. Joko Widodo
Di Jakarta

Dengan hormat,

Kumparan 23 Agustus 2019, 17.50 WIB, Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan ada menyatakan Perusahaan Asuransi China siap bantu BPJS Kesehatan, usai mengadakan rapat dengan BPJS Kesehatan.

Dengan surat ini saya meminta Stop menyerahkan menyelesaikan masalah atau menyehatkan BPJS kepada China.

Saya sanggup memperbaiki dan menyehatkan BPJS selama dua tahun. Untuk itu saya mohon diberi kepercayaan selama dua tahun untuk saya dapat membenahi BPJS Kesehatan menjadi BPJS yang sehat seperti diharapkan rakyat Indonesia, khususnya penerima upah/gaji buruh. Modal yang saya miliki membenahi BPJS adalah :

Saya sebagai perancang RUU Jaminan sosial buruh yang kemudian menghasilkan UU no 40 tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN), kemudian dilanjutkan saya ikut juga berjuang sehingga lahirlah UU no 21 tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial. Saya sangat berkeinginan BPJS Kesehatan menjadi sehat, dan dapat membuat rakyat Indonesia menjadi sehat.
Ketulusan dan Kejujuran. Sepanjang hidup saya menjadi aktivis sejak tahun 1978, saya terlatih hidup tulus dan jujur, karena itu kebiasaan praktek hidup saya sehari-hari adalah mempraktekkan hidup dalam ketulusan dan kejujuran.

Saya mampu menjadikan ada yang tidak ada, di antara yang ada dalam begitu beratnya kesulitan dan rintangan, yang rintangannya pemerintahan Orde Baru. Bersama Gusdur, Sabam Sirait, Suko Waluyo dan Rachmawaty Sukarnoputri mendirikan SBSI (Serikat Buruh Sejahtera Indonesia).

Saya berani mengambil keputusan memperbaiki dan membenahi BPJS Kesehatan berhadapan dengan siapapun, dan siap memikul resiko keputusan.
Saya mampu melakukan kordinasi dengan komunikasi dengan :

Semua stakeholder.
Semua instansi terkait.
Semua institusi nasional dan internasional yang bermanfaat membenahi BPJS Kesehatan.

Semoga Bapak Presiden dapat membaca surat ini dengan jernih, sehingga memahami kegundahan hati kami akibat betapa banyaknya masalah BPJS. Hanya dua tahun, setelah itu saya kembali ke SBSI.

Jakarta, 26 Agustus 2019

(Prof. DR. Muchtar Bebas Pakpahan,SH.,MA)
Saat ini sebagai Ketua Umum DPP (K)SBSI

Tembusan :
Ketua DPRRI
Ketua DPD RI
MenkoPKM RI
Menko Maritim RI
Menteri Kesehatan RI
Menteri Ketenagakerjaan RI.(SM)

Sumber : SBSINews
Editor     : Syarifah