SelayangNews.com, Dumai – Gabungan massa Gerakan Masyarakat Pejuang Marwah Kota Dumai (GMPM-KD), Selasa (22/10/2019), sambangi rumah Dinas Wakil Walikota Dumai, Eko Suharjo. Adapun maksud dan tujuan kedatangan koordinator tersebut untuk menindak lanjuti keinginan dari aksi kemarin, agar Kadis PUPR Kota Dumai Muhammad Syahminan dicopot dari jabatannya.

Kedatangan massa GMPM-KD di terima langsung oleh Wakil Walikota Dumai tersebut, melalui koordinator sekaligus juru bicaranya Zainal Arifin mengawali percakapan “Kami massa GMPM-KD, sebagaimana tujuan aksi demo kemarin, hari ini ingin bertanya kembali dengan Pak Wakil, apa sikap dan kebijakannya karena sampai kini tidak ada jawaban apalagi tindakan yang terlihat,” ujarnya.

Selanjutnya Imron berkata “Jika tidak ada tindakan kongkret dari Wakil atau Walikota kami massa GMPM-KD akan terus melakukan dan melanjutkan aksi-aksi lain. Dan salah satunya dengan memasang spanduk/baleho yang pada intinya berisi penolakan dan permintaan agar Walikota dan Wakil Walikota segera mencopot Muhammad Syahminan dari jabatannya sebagai Kadis PUPR Kota Dumai,”

Pada kesempatan tersebut tak lupa memperlihatkan contoh dari spanduk/baleho yang telah di buat hanya tinggal memasang saja. Namun sebelum di pajang massa GMPM-KD berinisiatif ketemu, Eko Suharjo Wakil Walikota, agar ia mengetahui apa sebabnya mereka inginkan Kadis PUPR tersebut dicopot.

Putra lrhas Samudera jelaskan kinerja Syahminan yang dianggap gagal “Mas Eko tahu saya pribadi, dan saya sangat berharap agar Kadis PU dicopot, karena gagal dalam membangun lnfrastruktur Dumai, saya kasih contoh sama Mas, program air bersih tidak jelas, banjir masih tidak teratasi, belum lagi beberapa proyek yang dibangun tidak sesuai eksfektasi, pokoknya gagal total alias gatot,” ungkapnya.

Menyikapi permintaan massa GMPM-KD, Kader Demokrat tersebut menyikapi dengan serius dan bijak apa yang menjadi tuntutan. Pastinya ia mengatakan “Saya sangat apresiasi dan akan sikapi sesuai aturan, terpenting semua demi kemajuan masyatakat Dumai, dan beliau sarankan agar ketemu juga dengan Walikota Zulkifli AS dan akan mendukung apapun kebijakan yang kelak di putuskan, karena beliau orang paling berhak untuk itu,” ujarnya.

Mendengar penjelasan Wakil Walikota, massa dari GMPM-KD berniat ketemu Walikota, namun karena beliau Dinas keluar Kota, niat tersebut urung. “Rencananya jika Pak Walikota kembali akan kita agendakan untuk ketemuan, tujuannya tetap sama agar Syahminan harus dicopot dari jabatannya. Spanduk yang telah siap untuk, sementara tidak di pasang terlebih dahulu, sampai kita tahu apa keputusan dan sikap orang nomor satu Dumai tersebut,” ujar Ketua Projo Kota Dumai, Edi Zulfan dan diamini rekan-rekan GMPM-KD lainnya.

Editor : Syarifah