SelayangNews.com, DUMAI – Rapat penetapan Upah Minimum Kota (UMK) Dumai tahun 2019 telah dilaksanakan di Aula Kantor Disnakertrans Jalan Kesehatan Dumai Jumat (09/11/18).

Dalam rapat yang dipimpin Ketua Dewan Pengupahan Kota (DPK) Dumai Drs H Hamdan Kamal itu, Upah Minimum Kota (UMK) Dumai tahun 2019 berhasil disepakati dan ditetapkan bersama. Besarnya Rp 3.118.453, 87,- atau naik 08.03 persen dari UMK Dumai tahun 2018 sebesar Rp 2.866.655,-.

“UMK Dumai tahun 2019 sudah ditetapkan Rp 3.118.453,87,-. Penetapan mengacu kepada Peraturan Gubernur Riau dan PP 78 Tahun 2015. , ” jelas Ketua DPK Dumai Drs Hamdan Kamal dalam rapat tersebut.

Dijelaskan rapat penetapan besaran UMK Dumai tahun 2019 dilaksanakan sesuai mekanisme yang ada. “Besaran UMK Dumai tahun 2019 Insya Allah akan dilaporkan ke Walikota Dumai Senin (12/11/18) ini, ” ujarnya.

Sementara Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Industri (HI) dan Ketenagakerjaan Disnakertrans Kota Dumai Muhammad Fadhly SH menjelaskan bahwa UMK Dumai naik 8,03 persen dari UMK tahun 2018 sebesar Rp 2.866.655,- menjadi Rp 3.118.453, 87.

“Dalam rapat DPK Dumai diikuti seluruh anggota diantaranya serikat pekerja/ serikat buruh (SP/SB) Apindo dan Kadin Dumai dipimpin Ketua DPK Dumai acuannya sudah jelas yaitu Peraturan Gubernur Riau, ” jelasnya.

Disebutkan, sesuai Peraturan Gubernur Riau No: Kpts. 911/ X/ 2018 tentang UMP, Pemerintah Provinsi Riau telah menetapkan upah minimum provinsi (UMP) tahun 2019 sebesar Rp 2.662.025, 63 per bulan. Jumlah itu meningkat 8,03 persen atau bertambah Rp 197.871 dari tahun 2018 yang besarnya hanya Rp 2.464.154.

“Kenaikan UMP Riau sebesar 8,03 persen mengacu kepada Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan. UMP Riau tahun 2019 sendiri sudah ditetapkan melalui Peraturan Gubernur Riau No: Kpts. 911/ X/ 2018 tentang UMP Provinsi Riau,” jelas Fadhly.

“Acuan kita untuk menetapkan UMK Dumai tahun 2019 sudah jelas yaitu Keputusan Gubernur Riau,” ungkap Fadhly dan menambahkan bahwa UMK Dumai tahun 2019 berlaku efektif Januari 2019. (KRN.07)