Selayang.com, Dumai – Implementasikan Perwako Nomor 65 Tahun 2020, tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan corona virus disease akan dilaksanakan. sebagai cantolan hukum dalam peningkatan disiplin dan penindakan protokol kesehatan sesuai dengan menuju Dumai sehat di masa pandemi covid-19

Foto : Apel Pencanangan Tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Upaya Pencegahan corona Virus Disease Kamis (10/9/2020). Jalan Hr. Subrantas. Kota Dumai. Riau.

Hal itu disampaikan Walikota Dumai saat memimpin apel pencanangan penggunaan masker dalam rangka meningkatkan  pelaksanaan protokol kesehatan terutama kedisiplinan pemakaian masker dan sosialisasi peraturan walikota nomor 65 tahun 2020 tentang penerapan disiplinan dan penegakan hukum protokol sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Corona virus Disease 19. Kamis. (10/9/2020). Jalan Hr. Subrantas. Kota Dumai. Riau.

Saat memimpin Apel tersebut, Walikota Dumai H. Zulkifli As di dampingi Kapolres dan Dandim Kota Dumai menyampaikan apel ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut kondisi kota Dumai terkait wabah covid-19 ini sangat mengkhawatirkan, pasalnya sudah terjadi transmisi lokal, penularan lokal, untuk itu ‎perlu langkah pencegahan dan penerapan disiplin serta penegakan hukum protokol kesehatan.

“Jadi dengan telah dilakukan pencanangan gerakan penggunaan masker, maka penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan corona virus disease akan dilaksanakan, untuk masyarakat, terlebih ASN dan pengusaha wajib mengikuti protokol kesehatan, seperti menggunakan Masker karena jika tidak, akan ada sanksi tegas,”katanya

Seperti diketahui Presiden Joko Widodo pada 04 agustus 2020 mengeluarkan Intruksi Presiden Nomor 6 tahun 2020 tentang peningkatan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian corona virus disease 2019 (Covid-19). Inpres diterbitkan untuk menjamin kepastian hukum, memperkuat upaya dan meningkatkan efektivitas pencegahan dan pengendalian Covid-19.

“Kita telah kehilangan tenaga medis kita yang terpapar Covid-19, dan saya minta tidak ada masyarakat yang menyepelekan Covid-19, karena sudah ada korban jiwa yang terjadi di kota Dumai,”lanjut walikota Dumai.

Zulkifli As juga meminta kepada ASN untuk ikut mensosialisasikan kepada masyarakat tempat tinggalnya, terkait penerapan perwako 65 Tahun 2020, sehingga masyarakat benar-benar menerapkan Protokol Kesehatan. Dalam Perwako 65 Tahun 2020 tersebut, bag‎i perorangan yang melanggar protokol kesehatan akan dikenai denda administratif sebesar Rp100.000. Bagi pelaku usaha, pengelola, penyelenggara atau penanggung jawab tempat dan fasilitas umum akan didenda sebesar Rp200.000. Untuk PNS dan Non PNS di lingkungan pemerintah kota Dumai, akan di denda Rp200.000 untuk PNS sedangkan ‎Non PNS didenda Rp100.000. Namun kita tetap lebih dahulu memberikan sanksi sosial,” tutupnya.

Turut hadir Walikota Dumai, Dandim Kota Dumai, kapolres Kota Dumai, Kajari Dumai, ketua TP-PKK kota Dumai, pimpinan OPD dan staf, KPU, Bawaslu Forkopimda, kepala kemenag, BNPB Kota Dumai, Camat dan lurah se-Kota Dumai Kwarcab Pramuka, Karang Taruna, MUI kota Dumai, NU, Muhammadiyah, PMD kota Dumai, MDI, ILMI, KNPI Kota Dumai, FKUB, BEM  Perguruan tinggi Se-Kota Dumai, partai politik.

Editor : Syarifah